UJI T
1.
Definisi Uji T
Tes
t atau Uji t adalah uji statistik yang digunakan untuk menguji kebenaran atau
kepalsuan hipotesis nol. Uji t pertama
kali dikembangkan oleh William Seely Gosset pada 1915. Awalnya ia menggunakan nama samaran Student, dan
huruf T yang terdapat
dalam istilah Uji “
T “ dari huruf terakhir nama beliau. Uji
T
disebut juga dengan nama Student
T.
2.
Syarat Dalam Uji
T
·
Sampel di ambil secara acak dari populasi
berdistribusi normal
·
Data berskala interval dan atau rasio.
3.
Penggunaan Uji T
·
Alat analisis data untuk menguji satu sampel atau dua
sampel.
·
Membandingkan dua mean (rata-rata) untuk menentukan
apakah perbedaan rata-rata tersebut perbedaan nyata atau karena kebetulan
Untuk penggunaan uji T pada satu sampel, dua rata-rata yang di bandingkan adalah mean sampel dan mean populasi.
4Uji
T untuk Satu Sampel
Contoh:
Seorang peneliti ingin melakukan kajian tentang
kemampuan ujian peserta untuk mendapatkan Surat izin Mengemudi (SIM) kendaraan bermotor di Polres . Untuk
keperluan penelitian ini di ambil sampel sebanyak 49 peserta, yang dipilih
secara acak. Standar kelulusan ujian adalah
skor 60 (rata-rata populasi). Dari sampel diperoleh rata-rata skor ujian
adalah 55 dengan standar deviasi 15. Berdasarkan data ini , pihak POLRES
membuat pernyataan: “Semua peserta
ujian mempunyai kemampuan menyelesaikan soal ujian di bawah standar kelulusan.”
Pertanyaan: Ujilah pernyataan (hipotesis di atas)
Penyelesaian:
bandingkan hasil
perhitungan T di atas dengan tabel T.
db = n -1 = 49-1
= 48
5.
Uji T berpasangan (paired
t-test) biasanya menguji perbedaan antara dua pengamatan. Uji T
berpasangan biasa dilakukan pada Subjek yang diuji pada situasi
sebelum dan sesudah proses, atau subjek yang berpasangan ataupun serupa.
Misalnya jika kita ingin menguji banyaknya gigitan nyamuk sebelum diberi lotion
anti nyamuk merk tertentu maupun sesudahnya. Lanjutan dari uji T berpasangan adalah uji ANOVA berulang.